Minggu, 09 Januari 2011

tugas pengantar bisnis "pengaru pemerintah untuk mengatasi kondisi ekonomi"


PENGARUH PEMERINTAH UNTUK MENGATASI KONDISI EKONOMI


            Sudah banyak yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kondisi ekonomi di Indonesia. Sesungguhnya pemerintah sendiri terbagi 2 yaitu kebijakan pemerintah dalm ekonomi makro dan mikro.
            Ekonomi makro menganalisis masalah tentang keseluruhan kegiatan perekonomian sedangkan ekonomi mikro menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.
Ekonomi makro :
1.      A. Masalah Kemiskinan dan Pemerataan
Dari segi distribusi pendapatn nasional penduduk Indonesia berada dalam kemiskinan. Sebagian besar kekayaan banyak dimiliki kelompok yang berpenghasilan besar. Upaya pemerintah dalam penanggulan kemiskinan ini melalui cara misalnya program IDT, KUK, KMKP>
B. Krisis NIlai Tukar
Nilai tukar rupiah yang semula dikaitkan dengan dolar AS secara tetap mulai diguncang spekulan yang menyebabkan keguncangan pada perekonomian yang juga sangat tergantung pada pinjaman luar negeri sector swasta. Pemerintah menghadapi krisis nilai tukar ini dengan melakukan investasi di pasar untuk menyelamatkan cadangan devisa yang semakin menyusut. Pemerintah menerapkan kebijakan nilai tukar yang mengambang terkendali.
C. Masalah Utang Luar Negeri
Depresiasi penuruana nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing terutama dolar AS yang relative tetap dari tahun ke tahun menyebabkan sebagian besar utang luar negeri tidak dilindungi dengan fasilitas lindung nilai sehingga pada saat krisis nilai tukar terjadi dalam sekejap nilai utang tersebut membengkak. Untuk mengatasi ini pemerintah melakukan penjadwalan ullang utang luar negeri dengan pihak peminjam. Pemerintah juga menggandeng lembaga-lembaga keuangan internasional untuk membantu menyelesaikan masalah ini.
D. Masalah Perbankan dan Kredit Macet
Banyak usaha yang macet karena meningkatnya bunga utang mengakibatkan semakin banyak kredit macet sehingga beberapa bank mengalami kesulitan likuiditas. Untuk mengendalikan laju inflasi bank sentral harus menarik kembali uang tersebut melalui operasi pasar terbuka. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan suku bunga SBI.
E. Masal Inflasi
Cara mengatasi inflasi dibedakan menjadi 2 :
1.      Kebijakan Moneter : Segala kebijakan pemerintah di bidang moneter yang dilakukan melalui Bank Indonesia dengan cara mengatur jumlah uang yang beredar.
2.      Kebijakan Fiskal : Kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengolah/mengarahkan perekonomian ke kondisi yang lebih baik dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
F. Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran
Untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan, pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan kerja.

Permasalah Ekonomi Mikro :
1.      A. Masalah Harga Dasar dan Harga Tinggi
Salah satu campur tangan pemerintah dalam permasalahn ini adalah kebijakan pemerintah mengenai harga dasar dan harga tertinggi. Tujuan penentuan harga dasar adalah untuk membantu produsen, sedangkan harga tertinggi untuk membantu konsmen.
B. Meningkatnya Permintaan Beras
Untuk mengatasi pasokan beras, pemerintah melakukan impor beras melalui tender terhadap beberapa perusahaan swasta nasional dan asing.
C. Kenaikan Harga BBM
Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah bersama para asosiasi pengusaha angkutan melakukan penyesuaian tariff angkutan umum dengan menetapkan tariff resmi bagi para pengusaha angkutan.
D. Masalah Monopoli
Untuk menghindari kegiatan praktik monopoli, pemerintah membuat peraturan yang mengatur tentang kegiatan usaha agar menumbuhkan iklim usaha yang sehat bagi masyarakat.
E. Masalah Distribusi
Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah swasta untuk memperpendek jalur distribusi sehinggga harga barang ketika sampai ke tangan konsumen tidak terlalu mahal.
SUMBER : GOOGLE






Nama                            : Indah Fajar Fitriana
Kelas                            : 1EB16
NPM                              : 23210492
FAKULTAS                : EKONOMI
JURASAN                    : AKUNTANSI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar